{"id":131,"count":4,"description":"Profil Pelajar Pancasila merupakan ciri karakter dan kompetensi yang diharapkan untuk diraih oleh peserta didik, yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila.\r\n\r\nKegunaan Profil Pelajar Pancasila\r\nMenerjemahkan tujuan dan visi pendidikan ke dalam format yang lebih mudah dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan;\r\nMenjadi panduan pengembangan karakter bagi pendidik dan pelajar Indonesia;\r\nTujuan akhir seluruh  pembelajaran, program, dan kegiatan di satuan pendidikan.\r\nDimensi dan Elemen Profil Pelajar Pancasila\r\nProfil Pelajar Pancasila memiliki 6 dimensi dan beberapa elemen di dalamnya.\r\n\r\nBeriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia\r\n\r\nPelajar Indonesia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupannya sehari-hari. Ada lima elemen kunci beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia:\r\n\r\nakhlak beragama; \r\nakhlak pribadi;\r\nakhlak kepada manusia;\r\nakhlak kepada alam; dan\r\nakhlak bernegara.\r\nBerkebinekaan global\r\nPelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai sehingga karakter positif dapat berkembang dan juga tumbuhnya budaya luhur yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa. Elemen dan kunci kebinekaan global meliputi:\r\n\r\nmengenal dan menghargai budaya;\r\nkemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama; dan\r\nrefleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan.\r\nMandiri\r\nPelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari:\r\n\r\nkesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi; serta\r\nregulasi diri.\r\nBergotong royong\r\nPelajar Indonesia memiliki kemampuan bergotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan. Elemen-elemen dari bergotong royong adalah:\r\n\r\nkolaborasi,\r\nkepedulian, dan\r\nberbagi.\r\nBernalar kritis\r\nPelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah:\r\n\r\nmemperoleh dan memproses informasi dan gagasan,\r\nmenganalisis dan mengevaluasi penalaran,\r\nmerefleksikan pemikiran dan proses berpikir, dan\r\nmengambil keputusan.\r\nKreatif\r\nPelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari:\r\n\r\nmenghasilkan gagasan yang orisinal, serta\r\nmenghasilkan karya dan tindakan yang orisinal.","link":"https:\/\/sman1krangkeng.sch.id\/?cat=131","name":"Projek P5 2024-2025","slug":"kegiatan-p5-2024-2025","taxonomy":"category","parent":130,"meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sman1krangkeng.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/categories\/131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sman1krangkeng.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/categories"}],"about":[{"href":"https:\/\/sman1krangkeng.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/taxonomies\/category"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman1krangkeng.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/categories\/130"}],"wp:post_type":[{"href":"https:\/\/sman1krangkeng.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fposts&categories=131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}